Apakah pemerintah Indonesia harus memutuskan hubungan dengan AS karena dukungannya terhadap agresi Israel?

Kerukunan Antar Umat Beragama Terancam, Warga Bertindak

⊆ 3/14/2009 11:39:00 PM by Admin Jku Online | , . | ˜ 0 komentar »

Penggerebegan Pelanggar SP Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri

Lagi-lagi hubungan antar umat beragama di Nusantara diganggu kalangan Nasrani, tapi kali ini warga tidak tinggal diam, untuk mengantisipasi geliat pemurtadan terhadap kaum Muslim di Sumedang yang akan memancing keresahan yang lebih luas, warga segera bertindak proaktif dengan memberikan teguran keras kepada sekelompok penganut Nasrani yang terbukti menjadikan rumah tinggal di daerah berpenduduk mayoritas muslim sebagai tempat peribadatan terselubung, yang menurut aturan hukum yang berlaku merupakan pelanggaran terhadap SP Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri.

Minggu 8 Maret 2009 yang lalu, sekitar pukul 11.30, para pemuda dan tokoh masyarakat Warungkawat dan sekitarnya mendatangi sebuah rumah di Jl. Simpang-Parakanmuncang Km 2,2 Dusun Warungkawat, Desa Haurngombong Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang yang sedang dijadikan tempat peribadatan kaum Nasrani yang sengaja didatangkan dari berbagai tempat di Sumedang dan Bandung.
Seperti yang diakui oleh para pelaku aktivitas yang meresahkan warga ini, mereka melakukan kegiatan ini di beberapa tempat secara bergilir sebulan sekali. Menurut pengakuan Pendeta Mukolin Sinaga, SH. (Caleg PDIP DPRD Kota Bandung) yang sengaja didatangkan dari Bandung dan bertanggungjawab pada kegiatan itu, aktivitas mereka ini berafiliasi ke GKPI.

Kegiatan serupa yang dilakukan sebelumnya telah mendapatkan teguran dari masyarakat sekitar. Tapi dengan tidak mempedulikan peringatan warga setempat, mereka tetap mengulangi aktivitas yang meresahkan itu. Untuk mencegah meluasnya keresahan warga yang dapat mengganggu ketenangan dan keharmonisan hubungan antar agama, maka para pemuda sekitar segera mendatangi tempat kejadian untuk kembali memperingatkan para pelaku.

Seorang pemuda yang sehari-hari mengajar di madrasah dekat lokasi mengatakan, bahwa dirinya hendak merapikan buku-buku perpustakaan di madrasahnya, namun karena melihat banyak motor dan mobil yang asing terparkir di lokasi yang diketahui sering dijadikan tempat peribadatan terselubung itu, segera saja ia menghubungi dan memberitahukan aktivitas mencurigakan tersebut kepada beberapa tokoh masyarakat setempat.

Sebelum para tokoh masyarakat mendatangi lokasi kejadian, para pemuda setempat yang telah lama merasa diresahkan dengan kegiatan tersebut telah berkumpul dan berdialog dengan pendeta itu serta beberapa pengikutnya. Awalnya Riyan, salah seorang pemuda dari Warungkawat, bertanya kepada mereka perihal kegiatan tersebut, namun itikad baik ini malah mendapatkan jawaban yang mengancam dan mengajak berkelahi dari salah seorang pemuda yang mengikuti kegiatan tersebut. Setelah beberapa pemuda lain ikut berdialog, reaksi menantang dari peserta peribadatan itu pun meredup. Pembicaraan akhirnya diarahkan pada pokoknya yaitu kegiatan yang melanggar SP Dua Menteri tentang larangan penggunaan rumah tinggal di daerah berpenduduk mayoritas agama tertentu untuk kegiatan peribadatan rutin agama lain.

Mendapatkan teguran keras dari para pemuda muslim warga Warungkawat dan sekitarnya, pendeta yang memimpin kegiatan itu berjanji untuk tidak lagi mengulangi kegiatan serupa, malah pendeta itu sempat sesumbar bahwa bila dirinya datang lagi dan mengadakan kegiatan serupa, “silahkan bakar mobil saya”, katanya.

Tak lama kemudian datanglah pihak POLSEK yang disusul oleh, KORAMIL, Kesbang dan Satpol PP Kecamatan, RT dan tokoh setempat. Selanjutnya diadakan perjanjian yang intinya kaum Nasrani yang sengaja datang dari berbagai tempat dari Sumedang dan sekitarnya itu tidak akan mengulangi lagi perbuatan mereka, sayangnya, seolah masih memiliki maksud lain, mereka menolak untuk membuat perjanjian tertulis hitam di atas putih.

Berita kiriman: Ikatan Pemuda Masjid (IPM) Sumedang

Terkait: Kristenisasi Belum Berakhir

Lihat Video Dokumentasi





0 Responses to Kerukunan Antar Umat Beragama Terancam, Warga Bertindak

Poskan Komentar

Guidelines:

Blog ini didedikasikan untuk persaudaraan muslim dan dukungan terhadap para pejuang Islam, karena itu, silahkan sampaikan kritik, saran dan tanggapan anda dengan cara yang baik menurut ukuran yang bisa diterima secara umum. Komentar-komentar yang bernada arogan atau berisi serangan, celaan serta sarkasme terhadap Islam dan kaum muslim tidak bisa diterima dan akan dihapus.

Operations, Explanations, and more ... Download Jihadi Videos!

Expand Your Mind ... Broaden Your Horizon ...
A Message from the mujahed Adam Yehiye Gadahn - Azzam : “Let’s countinue our Jihad and Sacrifice ”
Media Al Ansar : Penghancuran Hummer Garda Nasional Murtad di Diyala
Al-Tawbah :: Terjemah Pesan Audio Amirul Mukminin Abu Umar Al Baghdadi: Para Agen Pendusta
Markas anshar dan nidaul jihad afghan : HUJAN BOM
Media Al-Fursan : Majalan Jihad online Issue 2 [ Obamaturk: The Secular Phenomenon ]